Berita Maluku Terbaru Berita Ambon Terbaru Jakarta (DMS) – Sebanyak 90 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan 40 bangunan di permukiman warga Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa. Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan pihaknya mengerahkan 18 unit kendaraan pemadam dengan kekuatan 90 personel untuk menangani kebakaran tersebut. “Kami mengerahkan 18 unit dengan kekuatan personel sebanyak 90 untuk memadamkan kebakaran objek rumah di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit,” kata Abdul Wahid saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa. Abdul menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas dari salah seorang warga yang datang langsung ke posko Gulkarmat dan menghubungi call center sekitar pukul 10.14 WIB. Petugas kemudian segera bergerak menuju lokasi untuk mengendalikan kobaran api yang melanda kawasan permukiman tersebut. Unit pertama diberangkatkan pada pukul 10.18 WIB dengan satu kendaraan pemadam. Proses pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 10.19 WIB. “Petugas langsung berupaya mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke bangunan di sekitar lokasi,” ujar Abdul. Petugas berhasil melokalisasi kobaran api pada pukul 11.15 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan, proses penanganan dilanjutkan dengan pendinginan yang dimulai sekitar pukul 11.45 WIB. “Situasi dan status kebakaran saat ini proses pendinginan (kuning),” kata Abdul. 40 Bangunan Terdampak Ketua RT 04/RW 14, Dwi, mengatakan kebakaran di kawasan permukiman padat tersebut menghanguskan 40 bangunan. “Yang terdampak ada 40 bangunan, 39 rumah semi permanen (rumah bedeng) dan satu rumah permanen utuh, rumah warga,” kata Dwi saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa. Menurut Dwi, bangunan yang diduga menjadi lokasi awal kebakaran dalam kondisi kosong saat kejadian. Rumah tersebut merupakan milik salah seorang warga yang tidak sedang menempatinya. “Jadi rumahnya itu memang kosong, itu warga saya, tidak ada yang menghuni,” ujarnya. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.40 WIB tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sebanyak 84 jiwa yang tinggal di kawasan tersebut terdampak akibat kejadian tersebut. Dwi menjelaskan sebagian besar bangunan yang terdampak merupakan rumah semi permanen atau rumah bedeng. Kondisi bangunan yang mudah terbakar membuat api berpotensi dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan dan pendataan untuk mengetahui penyebab serta total kerugian akibat kebakaran tersebut.
Artikel Terkait
LASK Comeback, Sabah dan Bodo/Glimt ke Fase Liga
Berita Maluku Berita Ambon Jakarta (MataMaluku) – LASK membalikkan keadaan secara dramatis untuk melaju ke fase liga Liga Champions,…
Bunuh Ibu dan Nenek, Pria di Pasaman Barat Terancam 20 Tahun Penjara
Berita Maluku Terbaru Berita Ambon Terbaru Simpang Empat (MataMaluku) – Pria berinisial HB (32), tersangka pembunuhan ibu dan nenek…
Permintaan Cargo Laut Meningkat, Pelaku Usaha Cari Solusi Pengiriman Lebih Efisien
Permintaan Cargo Laut Meningkat, Pelaku Usaha Cari Solusi Pengiriman Lebih Efisien Jakarta, 25 Agustus 2026 — Kebutuhan pengiriman…
STY: Level Persija Sudah 70-80 Persen
Berita Maluku Terkini Berita Ambon Terkini Jakarta (MataMaluku) — Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), menilai perkembangan…
Dua Gol Torres Selamatkan PSG dari Kekalahan
Berita Maluku Berita Ambon Jakarta (DMS) – Dua gol Ferran Torres menyelamatkan Paris Saint-Germain (PSG) dari kekalahan saat…
Ading Suhana Selamatkan Hutan Lewat Kebun Durian
Berita Maluku Berita Ambon Gorontalo (MataMaluku) – Ading Suhana berupaya menyelamatkan hutan di Desa Cempaka Putih, Kecamatan…